Friday, December 23, 2011

nikmat dariNya selalu berlipat-lipat

jujur sangat tertohok waktu abis baca nasihat "Ibnu Qayim Al-Jauziyah"di sebuah buku,,tentang nikmat yang Allah kasih sejak masih janin sampai mati...terkadang hati dan pikiran ini memang terlalu sibuk memikirkan urusan2 dunia dengan segala permasalahannya hingga tak menyadari atau menafakuri hal-hal yang seharusnya ditafakuri..okee langsung saja kita simak nasihat dari Ibnu Qayim Al Jauziyah yang dibahas ulang oleh Dr.Ahmad Utsman Al Mazyad dalam bukunya "Jangan Asal Beriman Jika Mengharap Surga"..

"Luangkanlah pikiranmu untuk kepentingan yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan kau sibukkan pikiranmu dengan hal yang sudah ditanggung Allah padamu, Sesungguhnya rejeki dan ajal adalah dua tanggungan Allah yang saling terkait. Selagi ajal masih di badan, maka rejeki akan datang. Apabila Allah menutup rejeki dengan hikmahNya niscaya Allah akan membukakan untukmu jalan yang lebih bermanfaat dari jalan tersebut.
Perhatikanlah kondisi janin yang selalu disediakan makanan dari satu jalan yaitu tali pusar, padahal janin itu hanya segumpal darah. Tatkala janin itu ke luar dari perut sang ibu dan jalan rejeki itu (tali pusar) terputus, Allah memberikan dua jalan rejeki utuknya..
Dari situlah Allah mengaruniakan rejeki yang lebih baik dan lebih lezat dari tali pusar tadi,yaitu air susu murni yang lezat. Apabila masa menyusui telah usai dan terputuslah dua jalan rejeki dari dua air susu ibu, maka Allah akan membukakan empat jalan rejeki yang lebih sempurna dari yang sebelumnya, yaitu dua makanan dan dua minuman. Dua makanan tersebut ialah segala makanan yang terbuat dari tumbuhan dan makanan yang dihasilkan dari hewan. Sedangkan dua minuman itu ialah air minum dan susu serta semua minuman lainnya yang bermanfaat dan lezat.
Apabila manusia meninggal, maka empat pintu rejeki ini akan putus. Akan tetapi Allah membukakan baginya delapan pintu rejeki jika dia termasuk orang yang beruntung, delapan pintu rejeki tersebut ialah pintu-pintu surga yang berjumlah delapan. Dia masuk dari pintu manapun yang dia kehendaki".

Subhanallah Allah memang tidak pernah menahan sedikitpun kenikmatan dunia kepada hambanya, melainkan selalu memberikan nikmat yang berlipat-lipat, lebih baik dan lebih bermanfaat dari sebelumnya... hanya manusia dengan segala kebodohan dan bongkahan hitam legam dalam perasaannya yang tidak mengetahui,menyadari dan mensyukuri segala nikmatNya itu... Wallahualam

No comments:

Post a Comment