Saturday, October 30, 2010

PETA

sekalinya aku belajar yang bisa disebut agak cukup bener dibandingkan uts ato uas2 sebelumnya,,eh soal2 yang keluar entah berasal dari mana...hari pertama aja udah bikin kesel,,,:p tapi ditengah kekesalan itu aku nemuin tulisan ini....selamat menyimak...:D

Suatu hari di musim dingin satu regu tentara diperintahkan oleh komandannya, seorang letnan muda yang masih sangat bersemangat dan idealis, untuk melakukan patroli. Padahal hari itu salju turun begitu lebatnya dan cuaca sangat buruk. Sang komandan tetap teguh memerintahkan satu regu itu untuk berangkat walau pun sempat diprotes oleh anak buahnya. Hingga di suatu tempat badai salju menerjang dan seregu pasukan itu menyelamatkan diri dalam sebuah gua. Malang bagi mereka, gua tersebut tertutup oleh reruntuhan salju yang jatuh dari atas bukit. Mereka terjebak di dalamnya.

Selama tiga hari satu regu pasukan itu kehilangan kontak dengan markas. Si letnan muda pun merasa bersalah atas sikap keras kepalanya. Patroli harian yang biasanya berlangsung 2-3 jam kini selama tiga gari pasukannya belum kembali. Tepat di hari ketiga tersebut pasukannya kembali ke markas. Mereka disambut dengan penuh suka cita. Si komandan lalu bertanya kepada pasukannya bagaimana mereka bisa selamat.

Kisah bagaiaman satu regu pasukan Honggaria itu bisa selamat ialah suatu hal yang sungguh menarik untuk diambil pelajaran. Pasukannya bercerita bahwa mereka sempat frustasi dalam keadaan itu. Keluar dari gua itu adalah hal yang mustahil karena mulut gua sudah tertutup sama sekali oleh timbunan es yang sangat tebal. Bekal yang mereka bawa mereka cukup-cukupkan untuk bertahan hidup. Dalam kondisi demikian seorang dari mereka membuka dompetnya untuk melihat foto anak istrinya. Barangkali ia berpikir bahwa ini adalah saat terakhir bisa menatap mereka walau hanya lewat foto. Tiba-tiba si tentara ini berteriak memanggil rekannya bahwa ia menemukan peta di dompetnya. Walau pun peta itu sudah lusuh dan tua, ia tetap bisa digunakan untuk memandu mereka keluar. Berkat peta itu mereka akhirnya menemukan jalan keluar.

Alangkah terkejut si komandan sewaktu ia melihat peta yang dibawa oleh anak buahnya itu, bahwa ternyata peta yang tua dan lusuh itu bukanlah peta tempat mereka berada, melainkan peta suatu daerah di Spanyol yang kebetulan mirip.,,

Nampaknya... memang kita tidak selalu membutuhkan peta yang benar untuk sampai ke tujuan....

..selama kita yakin dengan arah tujuan kita,,suatu saat kita akan sampai di tujuan..InsyaAllah.. :D

No comments:

Post a Comment